Ads 468x60px

Kamis, 11 April 2019

Misi Caleg DPRD DKI Jakarta tentang Pekerjaan untuk Warga DKI





Misi 1: Pekerjaan untuk warga DKI Jakarta.



Drs H. M. Taufik Zoelkifli, MM, diamanahkan untuk menjadi salah satu calon anggota DPRD DKI Jakarta d Pemilu 2019 oleh PKS. M. Taufik Zoekifli yang biasa disingkat MTZ memaparkan Misinya tentang "Pekerjaan untuk Warga Jakarta". Setelah penjabaran Visi Caleg di tayangan sebelumnya.


Selasa, 09 April 2019

Mau Ikut Pemilu atau Golput saja?



PEMILIHAN UMUM 2019




Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 adalah Pemilu pertama yang menggabungkan pemilihan Presiden / Wakil Presiden, Anggota DPR RI, Anggota DPR Provinsi, Anggota DPR Daerah Tingkat 2 dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah. Jumlah partai yang ikut pemilu kali ini adalah 16 partai ditambah 4 partai lokal di Provinsi Daerah Istimewa Aceh Nanggroe Darussalam. Pemilu ini diprediksi yang cukup merepotkan masyarakat, panitia (KPPS, KPU, dll) dan peserta Pemilu nya (partai2, capres/cawapres, caleg dan calon anggota DPD). Untuk meminimalisir "kekisruhan" kita dalam menyelenggarakan Pemilu kali ini, maka sangat bermanfaat jika kita mengenal dulu seluk beluk Pemilu 2019, agar bisa lebih cepat, efisien, efektif dan lancar pada saat penyelenggaraannya nanti. Video ini menjelasakan hal2 utama dalam Pemilu kali ini, agar masyarakat terbantu mendapatkan informasi yang jelas mengenai Pemilu Raya 2019 kali ini. Selamat menikmati.

Wisata Kuliner ke Kantin Pulomas Cik Susan



KANTIN PULOMAS SUSAN



Dulu ketika Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta Timur masih terbuka untuk umum, banyak kegiatan ekonomi masyarakat kecil di situ. Seperti warung2 makan kecil, jualan mainan anak2 dan kuda2 poni yang bisa disewa anakw untuk putar2 sekitar Pulomas. Tapi sejak Pacuan Kuda Pulomas direnovasi untuk perhelatan Asian Games 2018, kompleks tersebut sudah tidak bisa dmasuki sembarangan orang. Pagarnya tertutup dan dijaga oleh banyak Satpam. Salah satu warung makan yang dulu eksis di Pacuan Kuda Pulomas adalah Kantin Pulomas Susan. Cik Susan menjual Bubur Ayam, Nasi Goreng, Kwetiau, Lontong Medan dll. Tempat itu cukup favorit saat itu untuk mengisi perut orang2 yang kelelahan setelah olah raga pagi di Pulomas. Setelah Pacuan Kuda Pulomas direnovasi, praktis para pemilik warung kecil tersebut kehilangan tempat jualannya. Tapi mereka tetap bertahan untuk berada di sekitar Pulomas karena merasa langganannya ada di daerah tersebut. Berikut "perjalanan" saya mencari kembali Kantin Pulomas Susan di tempatnya yang baru. Masih sekitar Pulomas juga. Bagaimana keadaannya sekarang?

Wisata Kuliner ke Bubur Ayam PON Djaya



BUBUR AYAM PON DJAYA



Ini saat kedua saya cari pedagang makanan kecil di sekitar Pulomas. Dapat Bubur Ayam PON Djaya. Wawancara dilakukan kepada staf warung bukan pada pemiliknya karena pemilik sedang tidak ada di tempat. Di segmen lain akan ada wawancara dengan pemilik Bubur Ayam PON Djaya yaitu: Bapak Haji Supono.